Keran yang bocor dapat membuang banyak air dan meningkatkan tagihan utilitas Anda. Untungnya, memperbaiki keran yang menetes adalah tugas perawatan rumah DIY yang sederhana. Dalam panduan ini, Anda akan mempelajari cara mengidentifikasi penyebab kebocoran, mengumpulkan alat yang diperlukan, dan memperbaiki keran Anda langkah demi langkah.


Mengapa Memperbaiki Keran Bocor?

Keran yang menetes membuang-buang air dan uang. Menurut Badan Perlindungan Lingkungan AS (EPA), keran yang bocor hanya satu tetes per detik dapat membuang lebih dari 3.000 galon air setiap tahun. Memperbaiki kebocoran menghemat sumber daya dan mengurangi tagihan Anda.


Alat dan Bahan yang Dibutuhkan

  • Kunci pas yang dapat disesuaikan atau kunci pas bak
  • Obeng plus dan obeng minus
  • Washer, O-ring, atau kartrid pengganti (tergantung jenis keran)
  • Gemuk tukang pipa
  • Kain lap atau handuk

Instruksi Langkah demi Langkah

1. Matikan Pasokan Air

Temukan katup penutup di bawah wastafel dan putar searah jarum jam untuk menutup. Jika Anda tidak dapat menemukannya, matikan pasokan air utama. Nyalakan keran untuk mengalirkan sisa air.

2. Tutup Saluran Pembuangan

Gunakan penutup saluran pembuangan atau kain lap untuk memblokir saluran pembuangan. Ini mencegah bagian-bagian kecil jatuh ke saluran pembuangan.

3. Bongkar Keran

  • Gunakan obeng minus untuk dengan hati-hati mencongkel penutup dekoratif pada gagang.
  • Lepaskan sekrup di bawahnya untuk melepas gagang.
  • Tergantung pada jenis keran (kompresi, bola, kartrid, atau cakram keramik), Anda mungkin perlu melepas bagian tambahan seperti mur, washer, atau kartrid.
  • Catat urutan dan orientasi setiap bagian.

4. Periksa dan Ganti Bagian yang Rusak

  • Cari washer, O-ring, atau kartrid yang rusak yang mungkin menyebabkan kebocoran.
  • Keran kompresi sering membutuhkan washer karet atau O-ring baru.
  • Keran kartrid dan bola mungkin memerlukan kartrid atau dudukan pengganti.
  • Bawa bagian yang aus ke toko perangkat keras untuk menemukan yang cocok persis.

5. Pasang Kembali Keran

  • Oleskan gemuk tukang pipa ke O-ring atau washer.
  • Pasang bagian-bagian baru dan pasang kembali keran dalam urutan terbalik.
  • Kencangkan komponen dengan pas, tetapi hindari mengencangkan terlalu kencang.

6. Pulihkan Pasokan Air & Uji

Nyalakan kembali air dan uji keran Anda. Jika kebocoran masih berlanjut, periksa apakah semua bagian terpasang dengan benar atau cari bantuan profesional.


Jenis Keran Umum

  • Keran Kompresi: Memiliki gagang panas/dingin terpisah; penyebab tetesan paling umum adalah washer yang aus.
  • Keran Bola: Gagang tunggal, menggunakan bantalan bola; kebocoran mungkin disebabkan oleh O-ring atau segel yang aus.
  • Keran Kartrid: Gagang tunggal atau ganda; kebocoran sering disebabkan oleh kartrid yang aus.
  • Keran Cakram Keramik: Tuas tunggal, tahan lama, kebocoran jarang terjadi tetapi dapat disebabkan oleh segel yang aus.

Untuk mengidentifikasi gaya keran Anda, lihat panduan perbaikan keran Family Handyman.


Tips Profesional

  • Jangan memaksakan bagian saat membongkar.
  • Ambil foto saat Anda membongkar untuk memudahkan pemasangan kembali.
  • Selalu periksa instruksi pabrikan untuk model keran spesifik Anda.

Kapan Harus Memanggil Profesional

Jika keran Anda terus bocor atau bagian-bagiannya berkarat/macet, sebaiknya konsultasikan dengan tukang ledeng berlisensi untuk menghindari kerusakan lebih lanjut.


Referensi

  1. EPA WaterSense - Perbaiki Kebocoran
  2. Family Handyman: Cara Memperbaiki Keran Bocor
  3. Home Depot - Panduan Perbaikan Keran
  4. Wikipedia: Faucet
  5. This Old House - Cara Memperbaiki Keran Bocor

Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Anda dapat secara efisien menghentikan keran yang bocor dan menghemat air di rumah.